Dedikasi dan Keahlian Tradisional Masyarakat Pesisir Pangenan dalam Menghasilkan Garam Berkualitas
Desa Bendungan yang terletak di Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dikenal sebagai salah satu sentra pesisir potensial penghasil garam rakyat berkualitas tinggi. Aktivitas produksi garam di wilayah ini dikelola secara mandiri oleh para petani dengan memanfaatkan lahan tambak garam secara berkelanjutan.
Proses produksi garam dimulai dari pemanfaatan air laut sebagai bahan baku utama. Air laut dialirkan ke area penampungan menggunakan kincir air tiup angin tradisional, lalu dipindahkan secara bertahap ke petak-petak penguapan untuk meningkatkan kadar salinitas secara alami.
Ketika salinitas mencapai sekitar 15 permil (dikenal sebagai "air tua"), air dipindahkan ke petak kristalisasi yang telah dipersiapkan dengan permukaan yang rata, halus, dan bersih. Lahan kristalisasi yang dipersiapkan dengan matang menjadi kunci utama penentu kualitas kristal garam yang dihasilkan.
Ketergantungan pada Kondisi Cuaca
Keberhasilan panen sangat dipengaruhi oleh cuaca dan panas matahari:
Tantangan dan Risiko Pertambakan
Pertambakan garam tidak luput dari kendala alam yang tidak terduga:
Setelah dipanen, garam krosok mentah ini selanjutnya didistribusikan ke pabrik pengolahan lokal untuk diolah lebih lanjut menjadi garam konsumsi beryodium siap pasar.
6 Tahap lengkap pembuatan garam tradisional dari tanah hingga panen.
Lihat Detail
Alur distribusi dan jangkauan pemasaran garam Desa Bendungan.
Lihat Detail